Tausiyah di Fakultas Keperawatan Unej, Hobri: Saling Memaafkan Kunci Keharmonisan

 

JATIMBERITA.COM | Jember –  Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Jember Jawa Timur, H Hobri Aliwafa menekankan pentingnya keharmonisan terajut dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Sebab, keharmonisan akan mengembuskan angin kesejukan dan kedamaian yang memang sangat dibutuhkan  oleh manusia.

 

“Keharmonisan bisa dicapai dengan cara saling memaafkan, lebih-lebih dalam momentum lebaran,” ucapnya saat memberikan tausiyah dalam Jalinan Silaturrahim Idul Fitri 1442 H. di aula Fakultas Keperawatan Universitas Jember (Unej), Jawa Timur, Rabu (25/5).

 

Menurutnya, meminta maaf mencerminkan jiwa yang rendah hati dan tidak sombong. Dewasa ini, perasaan rendah hati terkadang menjadi sesuatu yang langka. Padahal, katanya, jika dipikir lebih jauh tidak satupun yang bisa dijadikan bahan untuk sombong. Harta, pangkat, jabatan, dan sebagainya, intinya adalah titipan dari Allah.

 

“Karena titipan maka suatu saat bisa diambil oleh yang menitipkan (Allah),” ucapnya.

 

Kemudian, lanjutnya, minta maaf menunjukkan bahwa yang bersangkutan menyadari dirinya tidak suci. Sebab, tidak satupun manusia yang bebas dari salah dan dosa karena tidak ada manusia yang dima’sum kecuali Nabi Muhammad SAW. Sekecil apapun, manusia pasti punya dosa meskipun hanya senoktah.

 

“Maka orang yang suka minta maaf, sesunguhnya dia telah merintis terciptanya kaharmonisan. Karena tidak ada harmoni tanpa peghapusan dosa dan salah,” urai Hobri yang juga Koordinator Magister Pendidikan Matematika FKIP Unej itu.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Keperawatan Unej, Lantin Sulistyorini menegaskan betapa pentingnya sinergitas seluruh komponin sivitas akademika fakultas, dan terus bekerja keras untuk mencapai hasil yang maksimal. Diakuinya bahwa selama ini sivitas akademika keperawatan sudah menunjukkan kesungguhannya dalam bekerja. Hasilnya saat ini Fakultas Keperawatan sudah mengantongi  akreditasi yang cukup baik.

 

“Dulu, masih Prodi Keperawatan, kemudian naik menjadi fakutas, dan sekarang sudah terakreditasi,” ulasnya (Aryudi A Razaq).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan