Polda Jatim Cokok 4 Kades di Jember Usai Nyabu, Ini Faktanya

 

JATIMBERITA.COM | Jember –  Narkotika terus meracuni masyarakat. Pengedarnya mengincar semua kalangan,  mulai dari warga biasa, pejabat hingga santri. Terbaru, 4 kepala desa (Kades) di Jember Jawa Timur, dicokok jajaran Polda Jawa Timur usai mengisap narkotika jenis sabu-sabu. Keempat Kades itu bersal dari Desa Glundengan, Tamansari (Kecamatan Wuluhan), Wonojati, Kecamatan Jenggaah, dan Tempurejo, Kecamatan Tuampurejo. Mereka diciduk di rumahnya masing-masing oleh aparat Polda Jatim, Rabu (9/6) malam.

 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Gatot Repli Handoko membenarkan penangkapan keempat orang Kades itu. Namun karena barang buktinya sedikit, maka penanganan  perkaranya diserahkan  kepada jajaran Kepolisian Resor Jember.

 

“Barang buktinya tidak sampai lima gram (sabu-sabu). Oleh karenanya diserahkan ke Polres Jember. Jadi konfirmasinya ke Polres Jember,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Gatot Repli Handoko saat dikonfirmasi wartawan,  Jumat (11/6).

 

Menanggapi hal  itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku kaget dan menyesalkan hal tersebut. Sebab, Kades adalah pemimpin di tengah-tengah masyarakat. Karena itu  ia berharap agar hal itu  tidak terulang lagi.

 

“Mudah-mudahan ini terjadi sekali saja, dan tidak terjadi lagi,” harapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

 

Ia berharap agar masyarakat melihat kejadian tersebut sebagai peringatan untuk menjauhi narkoba karena merusak mental masyarakat.

 

“Sekali lagi saya berharap ini yang terakhir, saya pesan kepada siapapun, jauhi narkoba, termasuk diri saya. Ingat hidup ini hanya sekali saja, tidak berulang,” urainya.

 

Secara terpisah, Gerakan Anti Narkoba Kabupaten Jember, Rio Kristiawan  mengaku miris dengan kejadian tersebut. Sebab,  justru yang terlibat mengkonsumsi narkoba adalah  para Kades yang notabene adalah pemimpin masyarakat.

 

“Bagaimana tidak miris, Kades seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat, tapi ini malah main-main dengan narkoba,” jelasnya (Aryudi A Razaq).

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan