Absensi Aplikasi dan E-Surat, Menuju ASN Jember yang Disiplin

 

JATIMBERITA.COM | Jember –  Komitmen Bupati Jember Jawa Timur, H Hendy Siswanto untuk memajukan daerahnya, layak diapresiasi. Beberapa terobosan telah dilakukannya, baik ke dalam (kalangan internal ASN) maupun ke luar misalnya yang terkait dengan investasi.

 

Untuk internal, Bupati Hendy telah menerapkan absensi aplikasi dan e-surat. Bahkan uji coba penerapan aplikasi ini sudah dimulai sejak 1 Juni 2021. Ini sangat penting karena  terkait dengan kedisiplinan pegawai dan pengelolaan administrasi. Sebab, tanpa kedisiplinan pegawai, kemajuan daerah tidak akan pernah tercapai.

 

Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang cukup semangat menerapkan aplikasi tersebut  adalah Sekretariat DPRD  Jember.

 

Menurut Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Jember, Linggadiputra, aplikasi tersebut tentu sangat bermanfaat bagi upaya pendisiplinan pegawai. Sebab, dengan absensi aplikasi dan e-surat, pegawai  sulit untuk berbohong. Sebab, aplikasi yang berbasis android itu menggunakan sistem pengenalan wajah.

 

“Kita (ASN) gak bisa nuker wajah orang. Kalau (pakai sistem) sidik jari itu kan masih bisa pakai jari temannya yang biasa masuk pagi, tapi kalau (sistem pengenalan) wajah gak bisa” pungkasnya.

 

Walaupun demikian, penerapan absensi aplikasi di lingkungan DPRD Jember masih belum berjalan mulus karena terkendala oleh koneksi internet. Bisa dibayangkan jika puluhan ribu ASN se-Jember mengakses aplikasi yang sama pada jam yang sama, sehingga terkadang masih terlalu lama menunggu untuk berhasil masuk ke aplikasi. Karena itu, absensi manual masih diberlakukan.

 

“Aplikasi absensi sementara hanya pagi dan sore, sedang kinerjanya, masing masing personil harus membuat laporan manual dan divalidasi oleh atasannya langsung” jelasnya.

 

Dalam peresmian pengenalan aplikasi absensi dan e-surat belum lama ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano menyampaikan, penerapan aplikasi itu akan membantu cara kerja pengelolaan admisnistrasi.

“Aplikasi ini bisa membantu cara kerja pengelolaan administrasi bisa lebih efisien,” katanya, di hotel Royal Jember, Jum’at (3/5).

 

Aplikasi tersebut juga berfungsi untuk memudahkan mengontrol surat-surat yang masuk, memilah surat yang sudah maupun belum ditindaklanjuti.

 

Mirfano menambahkan, penerapan aplikasi ini merupakan langkah awal yang baik untuk mendisiplinkan seluruh pegawai Pemerintah Kabupaten Jember.

 

“Jadi seluruh pegawai ASN Kabupaten Jember harus menerapkan aplikasi absensi. Sehingga mulai dari jam masuk, keluar, terlambat, ijin, sakit bisa termonitor di ruangan bupati,” terangnya (AAR).

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan